Uni Eropa Minta PBNU Kenalkan Wajah Islam Nusantara ke Eropa

2

JAKARTA- Perwakilan Uni Eropa meminta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengenalkan islam rahmatan lil alamin ke Eropa. Hal itu disampaikan saat berkunjung ke Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (2/3).
“Kami melihat islam di Indonesia berbeda dengan islam yang dikenal luas di Eropa, berpaham radikal. Untuk itu kami mengundang Nahdlatul Ulama mengenalkan islam yang toleransi dengan budaya,” tutur Wakil Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Charles- Michel Geurts di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (2/3).
Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj menuturkan bahwa junjungan Nabi Muhammad SAW tidak mendirikan negara islam. Beliau, lanjut Kiai Said mengajarkan berlaku adil yang ada dalam piagam madinah dimana memperlakukan masyarakat sama tanpa memandang suku.
“Nabi Muhammad tidak mengajarkan mendirikan negara islam, tidak juga negara arab tapi mengajarkan berlaku adil kepada masyarakat Madinah tanpa memebedakan arab-non arab, muslim- non muslim. Disitu NU akan memperjuangkannya, insyaallah,” tutur Kiai Said.
Dalam pertemuan tersebut tampak mendampingi Ketum PBNU, jajaran Ketua PBNU KH. Marsudi Syuhud dan Wakil Sekjen Imam Pituduh.
Sumber : seputarnu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here