Ulama NU Kab. Bandung Tolak ISIS

86

20150412_114657Para ulama NU se-Kab. Bandung dan pimpinan pondok pesantren di Kec. Cileunyi, Kab. Bandung  sepakat untuk membentengi dan menangkal masuknya gerakan paham radikalisme Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ke Indonesia umumnya, dan khususnya ke Jabar dan Kab. Bandung, Minggu (12/4/2015).

Adanya komitmen menangkal paham radikalisme ISIS itu, terungkap pada kesempatan silaturahmi para ulama di Pesantren Alam Al Barokah Manjah  Beureum Cileunyi, Kab. Bandung. Pertemuan para tokoh tersebut dihadiri Anggota DPR RI dari Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., Dir Intelkam Polda Jabar Abdul Muis, KH. A Mansur Ketua PCNU Kab. Bandung, H. Saepuloh, M.Pd Wakil Ketua Pergunu Jabar serta jajaran pengurs PCNU dan MUI kab. Bandung.

Dalam pemaparannya,  Cucun mengatakan, gerakan radikalisme yang mengatasnamakan Islam sangat bertentangan dengan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhineka Tunggal Ika. “Bahkan, bertentangan dengan  konsep islam yang Rohmatan Lil ‘Alamiin,” kata Cucun kepada galamedianews di Cileunyi, Minggu siang.

Seperti yang berkembang di media massa, Cucun menilai gerakan radikal  ISIS sudah keluar dari terminologi. “Seharusnya,  gerakan mereka menegakan syariat Islam dengan benar dan musuhnya itu Yahudi,” tuturnya.

Tetapi yang terjadi di lapangan, Cucun menegaskan, kelompok radikal tersebut malah membantai ummat Islam di Irak, Syuriah dan Yaman. “Dalam prakteknya ISIS mengkafirkan sesama pemeluk Islam. ISIS memiliki pendirian merekalah yang paling benar dan yang lain salah,” cetusnya.

Ia mencurigai adanya tindakan kelompok radikal ISIS tersebut bagian dari propaganda atau kontra intelejen Yahudi.

“Yang harus dilakukan sikap tegas dari pemerintah terhadap  kelompok radikal, seperti  ISIS dan lain-lain yang bertolak belakang dengan keutuhan NKRI,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here