Tokoh Lintas Agama Kab. Bandung Sepakat Jaga Kerukunan

184

Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan  FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Lembaga Kajian Independen pada hari Kamis 26 Januari 2012 mengadakan seminar sehari dengan tema “Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Rangka Mencapai Kondusifitas Daerah di Kabupaten Bandung “.  Seminar ini dibuka oleh Wakil Bupati Bandung H. Deden Rukman Rumaji, S.Sos. dilanjutkan dengan penandatanganan piagam kesepakatan yang ditandatangani oleh Ketua MUI Kabupaten Bandung, KH. A. Saifuddin Kamil, Maladi Dani (Perwakilan Kristen Protestan), JG. Giarto (Perwakilan Katolik), I Ketut Yansen (Perwakilan Hindu), Hian Jin (Perwakilan Budha) dan H. Usep Dedi Rostandi, MA. (Ketua FKUB).

Di dalam kesepakatan berisi empat poin itu, para tokoh lintas agama bersepakat untuk menjaga kebersamaan dan kerukunan beragama baik internal maupun antar umat beragama. “Kami akan mengutamakan forum dialog daripada menggunakan cara-cara yang malah melanggara ajaran agama itu sendiri”, kata KH. A. Saifuddin Kamil yang juga sebagai Rois Syuriah NU Kab. Bandung itu. Apabila terjadi gesekan antar umat beragama, tokoh lintas agama sepakat untuk berkoordinasi dengan aparat terkait, kami juga bersepakat untuk menaati peraturan perundang-undangan di negeri ini” kata KH. A. Saifuddin Kamil menambahkan.
Hanya saja, menurut Ketua FKUB H. Usep Dedi Rostandi, MA., yang juga sebagai Sekretaris Tanfidzi NU Kab. Bandung ini, mengakui masih ada riak-riak kehidupan beragama, terutama pada saat pendirian rumah-rumah ibadah non Muslim. “Pendirian rumah-rumah ibadah harus mengacu kepada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 sehingga diharapkan tidak ada persoalan. Namun, persoalan di lapangan lebih kompleks sehingga saudara-saudara kita di luar Islam beribadah di rumah-rumah”.
Sementara seminar yang berlangsung sejak pukul 13.30 s.d 16.00 WIB, dengan Nara Sumber  Bupati Bandung H. Dadang M Naser, Ketua FKUB H. Usep Dedi Rostandi, Pastor Romo Bayu dengan Moderator Drs. H. Dindin Solehudin, MA. berjalan hangat dan komunikatif. H. Dadang M Naser berharap dengan seminar kerukunan yang diikuti oleh utusan lintas agama ini bisa mempererat hubungan antar umat beragama yang akhirnya bisa menjaga kondusifitas Kab. Bandung. Romo Bayu memaparkan perlunya saling mengenal dan menghargai cara beribadat masing-masing agama demi tercapainya kerukunan dan kedamaian di muka bumi. Ketua FKUB menyatakan kerukunan akan tercapai jika semua umat beragama meyakini kebenaran agama yang dipeluknya dan melaksanakan ajaran yang diyakininya itu dalam kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here