Sopir Kiyai Sukses Jadi Politisi. Begini kisahnya…..

5

Pacet–Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, H. Cucun Ahmad Syamsurijal berbagi pengalaman ketika ia menjadi santri. (23/06)

Dihadapan ratusan alumni dan santri Ponpes Al-Hilal, pria kelahiran Sumbersari ini menceritakan bahwa menjadi santri yang baik adalah turut kepada guru.

“Yang terpenting ketika beres jadi santri, kita memiliki manfaat ilmu yang merupakan barokah dari guru,” ujarnya.

Dalam acara Reuni Akbar 54 Tahun Ponpes Al Hilal, Kang Cucun menekankan bahwa pesantren merupakan tonggak pembentuk pendidikan karakter Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ponpes Al-Hilal telah melahirkan para guru dan ajengan yang berkontribusi besar kepada masyarakat,” ujarnya.

Patut diketahui, Pesantren Al Hilal terletak di kampung Paninggaran Desa Mekarjaya kecamatan Pacet berdiri 1964. Sedangkan Akta yayasan dibuat pada 1999.

Sopir Guru
Alumni Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya ini bercerita bahwa ia kala menjadi santri sangat turut kepada guru/kyai.

“Ketika guru/kyai memerintah sesuatu kita turuti saja, tanpa harus bertanya dan menolak,” ujarnya.

Namun, ia menilai bahwa tantangan menjadi santri adalah menjadi abdi masyarakat.

“Ketika waktu kelulusan dulu, saya di Cipasung menuliskan cita-cita di dinding perpisahan sekolah: Santri, masyarakat sedang menunggu anda,” kenangnya.

Ia menilai bahwa santri merupakan manusia yang bisa membawa manfaat di tengah masyarakat utamanya ilmu agama.

Bukan hanya itu, Kang Cucun, sapaan akrab ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bandung ini mengenang masa-masa dirinya sebagai santri dan ia mengabdi kepada guru/kyai.

“Saya ini dulu sebagai sopir K.H Ilyas Ruhiyat, pimpinan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya,” ujarnya. “Setiap pergi ke mana saja, saya antar”.

Sikap menjadi “pelayan” guru itu menjadi pengalaman berharga karena ia dapat bertemu dengan tokoh dari kalangan Nahdlatul Ulama maupun ulama besar lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here