BeritaKegiatan

SINERGI ENERGI DAN LAUNCHING KARTANU

Pada tanggal 29 September 2019 jam 10.00 wib, Rapat Koordinasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung dimulai. Selain dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang, rapat kali ini dihadiri oleh para pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) dari tiap kecamatan, dan para pengurus lembaga/Banom. Rapat diselenggarakan di Kantor PCNU Kabupaten Bandung, CiparayAgenda pembicaraan pada Rapat Koordinasi ini cukup banyak, yaitu:

  1. Kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) IV. Kegiatan HSN tahun ini meliputi:a) Musabaqah Qiraatul Kutub yang diselenggarakan oleh RMI, b) Gelar Atraksi 500 Jawara Pagar Nusa, c) Parade Terompet yang akan diselenggarakan oleh LESBUMI, d) Gema Sholawat Nariyah 1 Milyar, e) Kirab NU, dan f) Upacara Peringatan HSN IV yang akan diselenggarakan di Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur).
  2. Program pembuatan Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu). Selain membicarakan kebijakan dan rencana teknis pembuatan kartanu, juga dilaksanakan acara launching Kartanu dengan pembuatan Kartanu para peserta rapat sehingga setiap peserta rapat bisa membawa pulang Kartanunya masing-masing.
  3. Program Pembentukan Pengurus Ranting NU se-Kabupaten Bandung. Ditargetkan bahwa paling lambat pada bulan Desember 2019 semua Ranting se-Kabupaten Bandung telah terbentuk. Pengurus Ranting inilah yang akan menjadi ujung tombak penberdayaan ekonomi umat dan usaha proteksi terhadap paham dan ideologi Ahlussunnah wal-Jama’ah an-Nahdliyah.
  4. Program pembuatan “plang” Sekretariat Pengurus Ranting NU se-Kabupaten Bandung. Program ini dirasa penting sebagai simbol otoritas NU sebagai lembaga yang resmi dan eksis di tingkat Desa/Kelurahan.
  5. Program Resktrukturisasi Pengurus Cabang, MWC, dan Lembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Bandung. Program ini menjadi skala prioritas dalam rangka mengantisipasi perkembangan jaman dan dinamika keumatan yang semakin dinamis dan kompetitif.
  6. Program revitalisasi pengurus dan kader NU melalui pelaksanaan MK-NU dan PKP-NU. Program ini bertujuan untuk: 1) membentuk kepengurusan yang berkarakter dan dinamis, 2) terbentuknya kader NU yang memiliki integritas, loyalitas, militan, serta menjiwai ideologi dan harakah nahdliyah, serta 3) terwujudnya organisasi NU yang bermartabat ulama.

Dalam kesempatan ini, Ketua Tanfidziah, DR KH Asep Jamaludin, mengajak seluruh warga nahdliyin untuk bersatu mensinergikan semua energi demi kemajuan NU di Kabupaten Bandung. Menurut Sekretaris Tanfidziah, KH Imron, S.Ag., salah satu langkah penting dalam upaya mensinergikan kekuatan adalah pembangunan data base warga nahdliyin di Kabupaten Bandung. Dengan adanya data base yang valid, berbagai kebijakan dan program dapat lebih mudah direncanakan dan dilaksanakan.

Setelah selesai pembahasan berbagai program di atas, dilanjutkan dengan launching Kartanu. Setiap peserta yang hadir langsung didaftarkan untuk pembuatan Kartanu. Pembuatan Kartanu diselesaikan pada saat itu juga sehingga setiap peserta rapat dapat membawa pulang Kartanu-nya masing-masing. Acara lunching ini sebagai tanda dimulainya program pembuatan Kartanu untuk semua warga nahdliyin di Kabupaten Bandung. Program ini akan serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung sehingga diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama seluruh warga NU memiliki Kartanu. Program pembangunan data base dan pembuatan Kartanu adalah dua buah program yang saling berpadu dan diharapkan dapat mensinergikan energi kaum nahdliyin di Kabupaten Bandung. Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq.

Tampilkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: