Silaturahmi Ramadhan PCNU Dengan MWCNU se- Kabupaten Bandung

225
Silaturahmi Ramadhan 1434 H.
Silaturahmi Ramadhan 1434 H.

Dua hari menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1434 H. PCNU Kabupaten Bandung melakukan silaturahmi dengan MWCNU se Kab. Bandung. Kegiatan silaturahmi dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Husaini Ciheulang Ciparay pada hari Selasa 6 Agustus 2013 mulai pulul 11.00 s.d 12.30 WIB. Kegiatan Silaturahmi ini berjalan santai dan penuh keakraban, karena selama bulan Ramadhan Pengurus NU tingkat cabang dan kecamatan tidak mengadakan kegiatan resmi keorganisasasian karena masing-masing sibuk dengan kegiatan yang berkaitan dengan bulan Ramadhan.

Hampir semua perwakilan MWCNU se Kab. Bandung hadir pada kegiatan ini. Dari jajaran  Pengurus Cabang NU nampak hadir Rois Syuriah KH. A. Saifuddin Kamil, Katib KH. Asep Jamaluddin, M.Ag. Sekretaris H. Usep Dedi Rostandi, MA. Bendahara Dadang Munawar, SE. Ketua Lembaga Ta’lif wa al-Nasyr Harry Yuniardi, M.Ag., Sekretaris Pergunu H. Saepuloh, M.Si. dan beberapa pengurus cabang lainnya.

Pada kegiatan ini, Rois Syuriah PCNU Kab. Bandung, KH. A. Saifuddin Kamil, memberikan tausiyah tentang perlunya warga NU memelihara

Rois Syuriah
Rois Syuriah

dan melaksanakan ajaran Islam Ahlussunah wal Jama’ah, seperti shalat tarawaih 23 rakat dengan witirnya. Karena, saat ini tidak sedikit ditemui warga NU yang melaksanakan shalat tarawaih hanya 11 rakaat, padahal menurut Rois tidak ada dalil yang kuat melaksanakan shalat tarawaih 11 rakaat.

Untuk itu, Rois berpendapat harus segera dikumpulkan semua pengurus NU diberbagai tingkatan untuk melakukan pembahasan tentang rakaat shalat tarawaih, sekaligus pada pertemuan itu dibahas juga dalil-dalil yang beredar tentang rakaat shalat tarawaih. Jangan sampai Pengurus NU melaksanakan shalat tarawaih tidak berdasarkan dalil yang jelas tapi berdasarkan keinginan sendiri, karena malas atau lelah.

Pada kesempatan ini pula Rois Syuriah berharap semua organisasi yang berada di Kabupaten Bandung seperti MUI (Majlis Ulama Indonesia), BAZ (Badan Amil Zakat), FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) dan organisasi lainnya bisa diisi dan diduduki oleh orang-orang NU mulai dari tingkat Kabupaten, kecamatan sampai desa, agar pelestarian dan pelaksanaan ibadah berdasarkan faham Ahlussunah wal Jama’ah bisa berjalan dengan mulus.

Silaturahmi Ramadhan 1434 H. Pada kesempatan silaturahmi Pengurus Cabang NU Kab. Bandung dengan MWCNU se Kab. Bandung ini hadir pula H. Cucun Samsu Rijal, S.Ag. yang diminta untuk memberikan sambutan. Pada sambutannya Kang Haji Cucun yang dipercaya menjadi Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Kab. Bandung mendukung penuh apa yang telah disampaikan oleh Rois Syuriah Kab. Bandung untuk memperkuat posisi-posisi diberbagai stakeholder agar pelaksanaan ajaran Islam Ahlussunah wal Jama’ah bisa berjalan dengan mulus. Sebagai Ketua H. Cucun sudah memerintahkan kepada anggota DPRD dari PKB agar mengakomidir keperluan warga NU di APBD Kabupaten Bandung termasuk harus bisa memfasilitasi penempatan warga NU diberbagai posisi strategis yang bisa mengeluarkan kebijakan untuk kebesaran Nahdlatul Ulama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here