Silaturahmi dan Pembinaan Pengurus NU Se-Kecamatan Pangalengan

263

Sudah agak lama kegiatan formal MWC NU di Pangalengan tidak pernah dilakukan. Alhamdulillah pada hari Sabtu 23 Juni 2012 bertempat di Pesantren Danul Falah Marga Mekar Pangalengan kegiatan  NU digelar. Dengan mengundang semua pengurus MWC dan Ranting NU se-Kecamatan Pangalengan dilaksanakan pembinaan keorganisasiaan dan ke NU-an oleh PCNU Kabupaten Bandung.

Kegiatan  dibuka oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi dilanjutkan dengan tawasul kepada para Awliya, para pendiri dan pendahulu NU dan pendiri dan pendahulu pondok pesantren Danul Falah. Dilanjutkan dengan sambutan dari panitia sekaligus Shahibul Ma’had K. Anwar Nushoh Adzkary yang menyambut gembira kegiatan NU dilaksanakan dipensantrennya dan mengucapkan terimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Dalam kesempatan itu pula Shahibul Ma’had mengharapkan do’a dan bantuannya kepada para sesepuh NU untuk membesarkan pesantren dalam rangka meneruskan dan memelihara tradisi Islam Ahlussunah wal jama’ah.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Pangalengan Ir. H. Nasrun dalam sambutannya menyatakan bahwa ke  Pangalengan sudah masuk berbagai kelompok aliran Islam, utuk itu warga Nahdliyyin harus bisa memilah dan memilih agar tidak memudarkan ciri ke Islam an warga NU Pangalengan. Dan yang terpenting masuknya berbagai aliran dalam Islam itu tidak mengganggu kondusifitas Pangalengan yang selama ini sudah terbangun dengan baik.

Melihat tantangan yang ada di lapangan maka  pengurus NU Pangalengan harus terus memelihara dan menjaga organisasi dengan berlandaskan sifat sidiq, amanah, tabligh dan fatonah. Dengan sifat-sifat itu pengurus bisa dipercaya oleh masyarakat. Di samping itu, dalam menjalankan roda organisasi NU pengurus juga harus bisa menjaga ukhuwah sesama warga NU khususnya, masyarakat Indonesia umumnya. Jangan sampai terjadi sesama warga Nahdliyyin terjadi konflik yang merugikan kedua belah pihak yang akan berdampak kepada vakumnya roda organisasi.

Ta’awun atau saling membantu sesama warga NU dan Muslim harus dilaksanakan karena itu perintah Allah SWT. untuk saling membantu agar tercapai kesejahteraan dan keselamatan. Di saat manusia berlomba memenuhi kebutuhan material dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya dan di saat melaksanakan kegiatan ibadah dalam rangka memenuhi kebutuhan spiritualnya terkadang terjadi perbedaan pendapat dan konflik antar masyarakat dan pemeluk agama maka warga NU harus bersikap tasamuh (toleransi), tawasuth (moderat) dan tawazun (keseimbangan). Jika semua sifat yang sembilan itu bisa dimiliki dan dilaksanakan oleh para pengurus NU Pangalengan maka warga NU Pangalengan dan masyarakat Pangalengan akan mencapai kebahagiaan lahir dan bathin.

Sementara sambutan dari PCNU Kabupaten Bandung disampaikan oleh Rois Syuriyah KH. A. Saifuddin Kamil yang mengharapkan pengurus NU Pangalengan bisa mengisi berbagai posisi organisasi atau forum yang didirikan oleh pemerintah seperti MUI, BAZ, FKUB dan yang lainnya agar bisa membuat kebijakan yang sesuai dengan tradisi Islam Ahlussunah wal Jama’ah.

Jika kita melihat ke daerah jawa organisasi NU berjalan dengan baik ditandai dengan berjejernya plang-plang NU dari mulai anak ranting sampai Cabang bahkan mesjid dan lembaga pendidikanpun langsung memakai nama dan logo Nahdlatul Ulama. Menurut Rois Syuriyah yang merangkap juga sebagai ketua MUI Kabupaten Bandung ini kita harus mewaspadai gerakan wahabi yang merangsek kepada kita dengan berbagai cara, termasuk dalam pelaksanaan haji di Saudi Arabia sejak turun dari pesawat di bandara sudah dibagi dengan gratis tuntunan haji berdasarkan ajaran wahabi.

Kepada para pengurus dan Asatidz NU di ranting agar bisa membekali diri dengan dalil-dalil dalam memelihara  amal ibadah Ahlussunah wal Jama’ah karena semua amalan kita pasti mempunyai dalil. Jangan sampai masyarakat kita berpaling dari NU karena dianggap tradisi ibadah NU tidak ada rujukan dalilnya dari ajaran Islam.


Di dalam kegiatan pembinaan itu diberikan pembekalan keorganisasian oleh Sekretaris PCNU H. Usep Dedi Rostandi, MA. Ormas NU ini lahir dari budaya masyarakat Indonesia sendiri sehingga keberadaannya mencerminkan masyarakat itu sendiri tapi negatifnya karena berangkat dari budaya sehingga pengelolaan organisasinyapun tidak menggunakan menejmen organisasi yang baik. Beda dengan ormas lain yang lahir dari organisasi sehingga pengelolaannya berdasarkan tatakelola yang menggunakan menejmen organisasi yang tertata dengan rapih. Untuk itu, ke depan pengelolaan organisasi di tingkat ranting dan MWC bisa menggunakan pedoman organisasi yang telah dibuat oleh PBNU agar gerak langkah jam’iyyah tertata dengan rapih. Mulai dari penomoran surat sampai dengan pembuatan lambang-lambang NU pada plang, bendera dan yang lainnya. Untuk mengetahui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta Peraturan Organisasi NU bisa dibuka di Website milik PCNU Kabupaten Bandung di www.pcnu-bandung.com. Dalam kesempatan itu pula Sekretaris PCNU berharap pengurus NU Pangalengan bisa mengkoordinir pembuatan Kartu Anggota NU dengan mengumpulkan photo copi KTP dan uang sejumlah Rp. 10.000-,. Sebab, sekarang ini baru 4 orang warga NU Pangalengan yang sudah mempunyai KartaNU.

Sementara itu Wakil Ketua Tanfidziyah H. Imron Rosadi, S,Ag. dalam pembinaannya menyampaikan kondisi dan eksistensi  ormas NU di tingkat nasional dan internasional. Berbagai organisasi mencoba mengikis tradisi dan tatacara ibadah yang biasa dilakukan oleh warga NU. Organisasi itu levelnya bukan tingkat nasional lagi tapi sudah internasional makanya dikenal dengan transnasional. Untuk itu, pengurus NU harus bisa mensosialisasikan keberadaan organisasi yang seperti baik padahal punya maksud terselubung untuk menghancurkan keberadaan Islam di Indonesia yang hidup aman, tentram dalam keragaman.

Akhirnya, kegiatan yang dimulai dari jam 9.30 ditutup pada jam 16.00 WIB dengan do’a agar pengurus MWC NU Pangalengan bisa melaksanakan aturan organisasi dan program kerja yang telah dibuat oleh PBNU dalam rangka menjaga dan memelihara ajaran Islam Ahlussunah wal Jama’ah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here