Silaturahim dengan yang Hidup dan Mati di Mandalahaji

12

Akhir pekan ini, Sabtu (30/6), warga NU Desa Mandalahaji akan mengadakan hajatan besar tahunan, yaitu halal bihalal, silaturahim antara sesama warga NU dengan pengurusnya. Silaturahim tidak hanya dilakukan dengan warga yang masih hidup, tetapi dengan yang mati, sebab pada hajatan tersebut akan diadakan tahlilan akbar, mendoakan almarhumin desa tersebut.

Rais Syuriyah Ranting NU Mandalahaji Ustadz Dadang Sofyan Tsauri telah mengirimkan surat undangan melalui WatshApp kepada para pengurus ranting. Informasi itu kemudian disebarluaskan kepada sesama warga NU yang lain secara berantai. Ia juga mengundang melalui pengurus DKM tiap masjid di desa itu.

Berkaca pada kegiatan serupa tahun lalu, menurut salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Falah ini, kegiatan semacam itu dihadiri ribuan warga.

Tahun lalu, sambungnya, kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaluddin. Tahun rencananya akan dihadiri Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat Hj. Ela Giri Komala dan anggota DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

“Tahun lalu, kita membacakan tahlil untuk 1.500 warga Mandalahaji yang telah meninggal. Untuk tahun ini, rencananya sekitar 2.000 warga yang meninggal,” jelasnya selepas mengisi ceramah pada pengajian tasyakuran sebuah pernikahan di Kampung Pasir Caringin, AHad malam (24/6).

Sebelum tahlilan akbar, lanjutnya, kegiatan yang dipusatkan di Kampung Cigagak pada Jumat (29/6) Ranting NU Mandalahaji akan mengadakan kreasi seni yaitu festival rebana, marawis, shalawat NU, pembacaan Barzanji, dan lomba membuat tumpeng. Sementara Sabtu (30/6), selepas tahlilan akbar akan disusul dengan tabligh akbar. (Abdullah Alawi)

Sumber : NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here