Semilokakarya Pendidikan Tentang Kajian Kurikulum 2013

220

IMG_20140427_093014Bandung, 27 April 2014. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Barat mengadakan kegiatan semilokakarya Pendidikan tentang Kajian Kurikulum 2013 bertempat di Universitas Islam Nusantara (Uninus).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 125 guru dan peserta didik perwakilan dari Kab. Garut, Kab. Tasik, Kota Bandung, Kab. Bandung dan Kota Cimahi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sekretaris PWNU Jawa Barat Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag dan Sekretaris Lesbumi Jawa Barat Moch. Sulaeman.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Uninus Dr. H Didin Wahidin, M.Pd dan Keyua Prodi Pend. Sejarah Pascasarjana UPI Bandung Dr. Agus Mulyana, M.Hum menjadi narasumber.

Menurut Ketua IPPNU Jawa Barat Nunung Nurjanah, “Kajian kurikulum ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai perubahan kurikulum terhadap pelaku pendidikan khususnya guru dan siswa agar terealisasi secara maksimal dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.”

Senada dengan itu Wakil Ketua Pergunu Jawa Barat H Saepuloh,M.Pd, mengatakan bahwa Kurikulum 2013 harus dipahami bukan hanya oleh guru tetapi peserta didik, karena peserta didik menjadi subjek dlm kurikulum 2013 tersebut.

Dalam sambutannya Sekretaris PWNU Drs. H Imron Rosyadi, M.Ag, memberikan pesan pertama tantangan NU saat ini sangat besar, dan ini perlu topangan dari lembaga, lajnah dan banom. Di PWNU Jawa Barat ada 28 lembaga, lajnah dan banom.

Kedua, NU salah satu organisasi terbesar, maka NU harus memegang peran dalam pemerintahan daerah sehingga NU harus solid. Oleh karena itu, Pergunu dan IPPNU bisa menyadarkan warga NU secara jamiah agar dapat mengambil peranan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here