Hari Sabtu, 31 Maret 2012 bertempat di Ponpes As-Sa’adah Desa Kamasan Kecamatan Banjaran Kab. Bandung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama melakukan Rapat Pleno. Rapat yang dihadiri oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah juga diikuti oleh Lembaga, Lajnah dan Badan Otonom PCNU Kabupaten Bandung itu melakukan beberapa pembahasan yang menghasilkan beberapa keputusan:

  1. H. A. Hasyim Asy’ari, S.Ag. mengundurkan dari dari jabatannya sebagai Katib Syuriyah PCNU Kab. Bandung karena mendapat amanah sebagai Wakil Katib di PWNU Jawa Barat maka peserta Rapat Pleno menyepakati mengangkat KH. Asep Jamaluddin, M.Ag. sebagai Katib Syuriyah  PCNU Kab. Bandung masa khidmah 2011-2016
  2. Untuk mengisi kekosongan posisi Wakil Rois Syuriyah yang ditinggalkan KH. Asep Jamaluddin, M.Ag. yang mendapat amanat menjadi Katib Syuriyah maka peserta Rapat Pleno mengangkat KH. Dudung Abdurrohman pimpinan Pondok Pesantren Wanasari Ciwidey sebagai Wakil Rois.
  3. Pada hari Kamis, 22 Maret 2012 telah diserahterimakan Gedung Sekretariat Bersama Ormas Islam oleh Pemkab Bandung kepada para Ormas Islam Kabupaten Bandung. Walaupun Kantor Sekretariat PCNU tidak sesuai dengan apa yang telah diperuntukan sebelumnya oleh Bupati terdahulu, H. Obar Sobarna, S.IP., karena Bupati penggantinya Dadang Naser, S.IP. mempunyai kebijakan lain, namun para pengurus harus bisa menerima keputusan itu dan segera mengisi kantor Sekretariat dengan berbagai kegiatan. Untuk sementara setiap hari Sabtu pengurus harus hadir di kantor sekretariat.
  4. Untuk menginventarisir warga Nahdliyyin Kab. Bandung maka program kartaNUnisasi harus terus  digalakan dan bagi pengurus NU diberbagai tingkatan yang belum memiliki kartaNU harus segera membuatnya.
  5. Sesuai  amanat Rapat Pleno PCNU Kab. Bandung pada 01 September 2011 agar membuat media komunikasi antar warga NU maka Lembaga Ta’lif  wa al-Nasyr telah membuat buletin “Nahdlyatuna” dan Website NU. Oleh karena itu, Lembaga Ta’lif wa al-Nasyr mengharapkan bulan April 2012 ini segera diadakan launching untuk buletin “Nahdliyatuna” dan Website NU.
  6. Berbagai masalah yang dihadapi NKRI sekarang ini mengharuskan NU ikut sigap mengantisipasinya. Wakil Ketua Tanfidziyah H. Imron Rosyadi, S.Ag. yang telah mengikuti  Kader Penggerak Nahdlatul Ulama tingkat Nasional mengharap segera diadakan kader penggerak Nahdlatul Ulama tingkat Kabupaten untuk menghadapi berbagai masalah yang merongrong NKRI dan NU.
  7. Dari 31 kepengurusan NU tingkat kecamatan masih ada kepengurusan yang belum melaksanakan program organisasi dengan maksimal. Agar harakah jam’iyyah bisa berjalan maksimal maka harus segera dilakukan inventarisir terhadap MWC-MWC yang perlu dilakukan pembinaan dan  re strukturisasi kepengurusan MWC-MWC yang tidak aktif.
  8. Banyaknya serangan terhadap tradisi ibadah Ahlussunah wal Jama’ah menyebabkan masyarakat gamang terhadap tradisi ibadah yang dianutnya selama ini. Untuk itu, perlu diadakan pelatihan dan pemberian materi ke NU-an kepada ustadz-ustadz di daerah.
  9. PCNU Kab. Bandung masa khidmah 2005 – 2010 telah mewariskan tanah sekitar 50 tumbak di daerah Jongor Ciparay yang di atasnya berdiri bangunan SD YANI. Untuk memanfaatkan tanah itu segera dibentuk kepanitiaan pembangunan kantor NU yang lengkap dan membuat proposal yang representatif.
  10. Seringkali program yang telah disusun oleh Pengurus Cabang, MWC dan Ranting NU tidak bisa diimplementasikan di lapangan karena terkendala masalah dana. Untuk mengantisipasinya segera dibentuk dan diaktifkan LAZISNU untuk menggali potensi dana.
  11. Diharapkan para pengurus bisa memanfaatkan keberadaan bulletin “Nahdliyatuna” dan Website NU dengan mengirim artikel atau melaporkan kegiatan di daerah ke Pengurus Lembaga Ta’lif wa al-Nasyr.
  12. Agar terjalin komunikasi aktif antar warga Nahdliyyin dengan Pengurus NU di berbagai tingkatan maka Website NU harus membentuk forum tanya jawab yang formatnya lebih jelas agar bisa  mudah diakses dan dimanfaatkan oleh warga Nahdliyyin.

5 thoughts on “Rapat Pleno PCNU Kab. Bandung

  1. Saya ngeri lihat bupati bandung sekarang, saya dengar dan kantor itu diberikan untuk NU sewaktu dia kampanye, bahkan waktu konfercab NU pun beliu sendiri yang mengatakan bahwa itu untuk NU, kedepan jangan pilih lagi bupati seperti itu ……
    ini fakta Ulama sakit hati sama bupati DN
    Pada hari Kamis, 22 Maret 2012 telah diserahterimakan Gedung Sekretariat Bersama Ormas Islam oleh Pemkab Bandung kepada para Ormas Islam Kabupaten Bandung. Walaupun Kantor Sekretariat PCNU tidak sesuai dengan apa yang telah diperuntukan sebelumnya oleh Bupati terdahulu, H. Obar Sobarna, S.IP., karena Bupati penggantinya Dadang Naser, S.IP. mempunyai kebijakan lain, namun para pengurus harus bisa menerima keputusan itu dan segera mengisi kantor Sekretariat dengan berbagai kegiatan. Untuk sementara setiap hari Sabtu pengurus harus hadir di kantor sekretariat.
    PENGURUS NU KAB. BANDUNG JNGAN MAU DIPERMAINKAN SAMA PENGUASA

    • Oh tentu, kita sedang menginventarisir siapa kawan-kawan muda yang mau ikut bergabung. Jika ada yang berminat tolong sebutkan no. kontak nanti kita hubungi. Hatur nuhun

  2. Sukses untuk PCNU Kab.Bandung…Jangan tafwiidl (bersandar) pada bantuan pemerintah saja..Saatnya NU harus mandiri dengan kekuatan dan keluhungan langkah-langkah besarnya..Langkah dlm sektor ilmu (pendidikan) & ekonomi kayanya harus diperkuat nich…. chaYOOOOOOOO..BISMILLAAH

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.