RAPAT PERSIAPAN MENYAMBUT TAHUN BARU 1435 H.

173

Dalam rangka memperingati tahun baru 1435 H. Pemerintah Kabupaten Bandung akan mengadakan beberapa kegiatan; diantaranya kirab merah putih yang akan dilaksanakan di Kecamatan Cicalengka untuk wilayah Timur dan kantor Pemkab Bandung Soreang untuk wilayah Barat. Di samping tentu kegiatan-kegiatan lain yang diharapkan bisa mempublikasikan dan mensosialisasikan kepada kaum muda Muslim bahwa tahun baru yang harus diperingati dan dimeriahkan itu adalah 1 Muharam bukan 1 Januari.

Dalam kegiatan gebyar tahun baru 1435 H. ini Pemerintah Kabupaten Bandung mengharapkan keterlibatan dan partisipasi semua pihak yang ada di Kabupaten Bandung; TNI, POLRI, PNS dan Ormas-Ormas.

Nahdlatul Ulama sebagai Ormas terbesar di Kabupaten Bandung dan Indonesia tentu saja diharapkan partisipasinya dalam kegiatan ini, apalagi yang menjadi ketua Panitia dalam kegiatan ini adalah Ketua MUI Kabupaten Bandung yang juga sebagai Rois Syuriah PCNU Kab. Bandung.

Khusus, untuk menghadapi kegiatan ini, PCNU Kab. Bandung mengadakan rapat pada hari Senin, 04 Nopember 2013 di Ponpes As-Sa’adah kamasan Banjaran. Yang diikuti oleh Pengurus inti NU Kabupaten Bandung dan pengurus MWCNU yang akan dilalui oleh rombongan kirab Merah Putih serta kader-kader NU lainnya.

Dalam sambutannya Rois Syuriah mengharapkan partisipasi warga NU untuk mensukseskan dan menggebyarkan kegiatan itu dengan mengikutsertakan warganya dengan seragam “kebesaran” NU, sebagai syiar eksistensi NU.

Kegiatan peringatan tahun baru hijriyah untuk wilayah Timur di Kecamatan Cicalengka akan dilaksanakan pada hari Selasa 1 Muharam 1435 H. yang bertepatan dengan tanggal 5 Nopember 2013 M. Untuk itu PCNU telah berkoordinasi sekaligus mendelegasikan kepada Pengurus MWCNU Cicalengka dalam menghadapi kegiatan ini.

Ustadz Dadi, Ketua Tanfidziyah MWC NU Cicalengka menyatakan bahwa untuk memeriahkan kegiatan itu pengurus dan warga NU Cicalengka sudah siap. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat Kecamatan Cicalengka tapi juga masyarakat kecamatan sekitarnya pun akan ikut memeriahkan kegiatan itu dengan mengirimkan utusannya. Bendera NU dari PCNU Kabupaten Bandung sudah didistribusikan kepada Peserta pawai dan pesantren untuk memeriahkan penyambutan tahun barus 1435 H. dan memperlihatkan eksistensi NU.

Sementara itu, untuk kegiatan di wilayah Barat pasukan kirab Merah Putih yang terdiri dari 100 orang yang membawa bendera merah putih terdiri dari TNI, POLRI, PNS dan Ormas-Ormas akan mulai bergerak dari lapangan Zipur Dayeuhkolot. Rombongan ini akan menuju ke pasukan kirab Merah Putih dari Kecamatan Baleendah yang akan menunggu di depan Pabrik Unilon.

Selanjutnya, pasukan kirab Merah Putih dari kecamatan Baleendah yang juga terdiri dari 100 orang yang mengusung bendera merah putih dan terdiri dari unsur TNI, POLRI, PNS dan ormas-ormas ini bergerak mengarah ke depan kantor kecamatan Pameungpeuk yang kemudian akan sambut oleh pasukan kirab Merah Putih dari Kecamatan Pameungpeuk yang akan menggantikan pasukan dari Baleendah dan terus berjalan ke depan alun-alun Banjaran.

Pasukan kirab Merah Putih dari Banjaran yang akan diiringi oleh grup marching band dari Ponpes As-Sa’adah ini berjalan menuju  ke depan kantor kecamatan Cangkuang yang kemudian digantikan oleh pasukan kirab Merah Putih dari kecamatan Cangkuang yang akan melanjutkan perjalanan ke lapang Gading Tetuka Soreang.

Selanjutnya, pasukan kirab Merah Putih dari Cangkuang ini akan diambil alih dan dilanjutkan oleh pasukan kirab Merah Putih dari Pemda kabupaten Bandung yang akan menuju ke Lapangan Upakarti komplek pemda Kabupaten Bandung di Soreang. Pasukan kirab Merah Putih ini diharapkan sampai ke lapangan Upakarti sebelum jam 11, selanjutnya dilaksanakan upacara.

Setelah prosesi upacara dilaksanakan, dilanjutkan dengan ceramah yang insya Allah akan disampaikan oleh KH. Habib Lutfi pimpinan Thoriqoh Al-Mu’tabaroh al-Nahdliyah dari Pekalongan.

Itu sekitar rencana rangkaian peringatan tahun baru 1 Muharam 1435 H. Untuk itu, diharapkan seluruh pengurus dan warga Nahdliyyin yang dijadikan lokasi kegiatan ini bisa berpartisipasi dengan mengikutsertakan peserta dalam pasukan kirab Merah Putih ini dengan berkoordinasi dengan camat setempat  tentang jumlah orang yang diperlukan dan pakaian yang harus dikenakan termasuk tehnis dalam kegiatan tersebut.

Merah Putih itulah yang dahulu diperjuangkan oleh para pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia, temasuk di dalamnya, para ulama dan warga NU. Sekarang, tugas kita sebagai generasi penerus bangsa untuk tetap mempertahankan merah putih agar tetap berkibar di persada Nusantara tercinta ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here