Pertemuan Kader Penggerak NU Angkatan 1

361

Kader NU di SoreangPara kader penggerak NU angkatan 1 harus terus bergerak dengan melakukan silaturahmi ke tokoh-tokoh di daerah masing-masing untuk mensosialisasikan tentang Ahlussunah wal Jama’ah dan gerakannya, kata Sekretaris PCNU Kab. Bandung H. Usep Dedi Rostandi, MA. pada sambutan Pertemuan Kader Penggerak NU Angkatan 1 di kantor Sekretariat PCNU Kab. Bandung Soreang.

Banyak potensi dan peluang yang bisa dimanfaatkan oleh para kader NU untuk menaikan dan membesarkan Nahdlatul Ulama di daerah masing-masing, baik sosial, politik maupun ekonomi. Untuk itu, para kader bisa mengisi struktur kepengurusan lembaga dan Banom NU yang ada.

Sementara H. Imron Rosadi, sebagai penanggungjawab dari Training of Trainer Kader Penggerak NU Angkatan I, menyarankan para kader untuk melakukan re-vitalisasi dan re-strukturisasi kepengurusan NU di tingkat kecamatan dan ranting. Jika kepengurusan tingkat kecamatan dan ranting sudah terbentuk dan solid maka memudahkan para kader untuk melandingkan program yang sudah digariskan oleh PBNU di daerah.

Donor Darah Kader NUDalam pertemuan kader penggerak NU angkatan I yang diadakan di Soreang pada hari Sabtu 23 Maret 2013 melalui Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama para kader melakukan donor darah bekerja sama dengan PMI Cabang Kab. Bandung. Ust. Ohan Burhanudin sebagai Ketua LKNU menyarankan para kader untuk melakukan donor darah rutin 3 bulan sekali untuk menjaga kesehatan dan tentu untuk membantu orang yang memerlukan darah.

Selanjutnya, Ketua PC. LPPNU (Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama) Cecep melaporkan hasil Rakernas LLPNU yang dilaksanakan di Savoy Homan di Bandung tanggal 8 s.d 11 Maret 2013. Salah satu hasilnya adalah pesan Ketua PP. LPPNU Helmy Faisal agar warga NU bangkit dan menguasai semua lini dari tingkat RT, RW, Kades, Bupati, Gubernur dan Menteri-Menteri termasuk Presiden. Karena banyak potensi yang bisa dimanfaatkan oleh NU. Seperti Sapi, pohon Asparagus dan agrobisnis dengan melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholders di berbagai lapisan. Oleh karena itu, secara organisasi NU harus eksis di lapangan dengan membenahi struktural NU di kecamatan dan ranting. Dan ini tantangan buat para kader untuk membuktikan eksistensinya.   PC. LPPNU Kab.Bandung

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here