Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Ke- IV di Ponpes Nahjussalam Al-Musri 1 Sebuah Refleksi Sosial-Religius

679

Oleh : * Sidik Permana, S.Sos

Maulid Rancaekek
Maulid Rancaekek

Untuk ke empat kalinya Pondok Pesantren Najussalam Al-Musri 1 menyelenggarakan “Tabligh Akbar” peringatan maulid Nabi Muhammad saw. Acara yang dilaksanakan pada hari sabtu, 9 Februari 2013 bertempat di Kp. Ciluncat Tengah RT 04 RW 03  Desa Tegal Sumedang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung mengusung tema “Peningkatan Iman dan Takwa serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Baik Mental Maupun Spiritual” kata pimpinan Ponpes Nahjussalam AA.  Lukmanul Hakim AF.

Selain itu, beliau juga mengemukakan bahwa umat Islam harus menyesuaikan diri dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, akan terjadi keseimbangan atau keselarasan, antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Atas pernyataan ini beliau berencana akan mendirikan sekolah terpadu yaitu SMP dan SMA serta berharap pemerintah memperhatikan dan membantu pengembangan pendidikan formal dan non-formal pesantren.

Dalam kegiatan peringatan Akbar Maulid Nabi Muhammad saw. ini dilaksanakan pula acara bakti sosial berupa khitanan masal gratis terhadap

Maulid Rancaekek
Maulid Rancaekek

11 anak. Di sela-sela acara, para tamu undangan dihibur oleh hiburan musik marawis dan kasidah.

Selain menyelanggarakan khitanan massal dan hiburan musik, diselenggarakan pula acara ceramah pada siang hari, yang diisi oleh Habib Husein Cianjur yang dalam ceramahnya menekankan perlunya kecintaan terhadap Nabi Muhammad saw.

Sementara pada malam hari, acara ceramah secara bergilir diisi oleh Habib Abduloh Al-Jufri Sukabumi yang membacakan maulid simtudduror, KH. Sulaiman Jazuli (Buya Anom) pimpinan Ponpes Darusurur Cimahi memberikan ceramah dengan tema penyakit hati, dan pentas da’i cilik ustadz Syihabul Milah, serta kehadirian pertunjukan  dakwah-seni wayang dengan dalang Adhi koenthea dari Giri Harja II. Kehadiran dakwah-seni wayang di akhir acara membuat suasana para jamaah yang hadir menjadi ceria penuh canda tawa. Setelah acara dakwah-seni wayang selesai kegiatan peringatan akbar maulid Nabi Muhammad saw. ditutup oleh pembacaan do’a yang dipimpin langsung oleh pimpinan ponpes Nahjussalam Al-Musri 1.

Drs.Neman Nurjaman/ Camat Rancaekek
Drs.Neman Nurjaman/ Camat Rancaekek

Banyak tamu yang hadir pada acara peringatan maulid akbar Nabi Muhammad saw, di antaranya dihadiri  oleh  para pejabat pemerintah seperti camat Rancaekek Bapak Drs. Meman Nurjaman, dan perwakilan KUA kecamatan Rancaekek serta kepala seksi Pekapontren Kemenag Kabupaten Bandung, Bapak Drs. H. Oni Suryana.  Dalam sambutannya, para pejabat pemerintah memberikan apreasi dan dukungan pada kegiatan atau acara yang diselenggarakan. Ketika ditanyakan tentang kegiatan peringatan Akbar Nabi Muhammad saw, Bapak Drs. Oni Suryana sebagai kepala seksi pekapontren Kemenag Kabupaten Bandung menyambut  positif terhadap kegiatan yang digelar, dan berharap acara yang diselenggarakan dapat berlanjut dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan umat Islam Kabupaten Bandung. Kegiatan ini diliput pula oleh stasion TVRI Jabar dan Banten serta harian Galamedia.

Selaras dengan apa yang dikemukakan oleh Kepala Seksi Pekapontren, Camat Kecamatan Rancaekek pun sangat mendukung kegiatan yang melibatkan banyak warga masyarakat berkenaan dengan Peringatan Hari Besar Islam, karena sesuai dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Bandung terutama berkaitan dengan salah satu visi dan misi pemerintah Kabupaten Bandung yakni, pembangunan yang berbasis religius-kultural dan berwawasan lingkungan. Selain itu, menurut Bapak Drs. Meman Nurjaman kegiatan keagamaan sangat dibutuhkan untuk menyeimbangi pembangunan fisik, karena pembangunan tidak hanya pembangunan fisik berupa sarana dan prasarana semata, melainkan pembangunan mental dan spiritual. Oleh karena itu sebagai camat Rancaekek beliau akan terus mendukung  perjuangan AA. Lukmanul Hakim AF, pimpinan Ponpes Nahjussalam Al-Musri 1. Ketika ditanya langkah nyata apa yang akan dilakukan dalam membantu perjuangan AA. Lukman, beliau menjawab dari segi anggaran akan saya dorong untuk mendapatkan program bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah Kabupaten Bandung yang dalam pelaksanaannya disinergikan dengan pemerintah desa.

Hal lain yang dikemukakan oleh Camat Kecamatan Rancaekek, menurut hemat beliau di daerah Rancaekek sulit untuk mencari pesantren besar

Jama'ah Maulid Rancaekek
Jama’ah Maulid Rancaekek

seperti Ponpes Nahjussalam Al-Musri 1 terutama peranannya dalam membina akhlak masyarakat. Oleh sebab itu,  peranan Ponpes  Nahjussalam Al-Musri 1 di Desa Tegal Sumedang memiliki potensi untuk berkembang dan maju, terutama karena integritas kepemimpinan AA. Lukmanul Haki AF sebagai motor penggerak pengembangan dakwah di desa Tegal Sumedang pada khususnya, dan Rancaekek pada umumnya. Dari berbagai keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa umat Islam harus menyeleraskan diri dengan perkembangan iptek yang bermanfaat dan membuang segala hal yang tidak bermanfaat berdasarkan tuntunan Alquran dan Hadist serta ijma serta qaul ulama.

 Refleksi Sosial – Religius

Peringatan Akbar maulid  Nabi Muhammad  saw. di Ponpes Nahjussalam Al-Musri 1 merupakan media untuk mempererat solidaritas antar sesama, berbagi rejeki dengan orang-orang yang kurang sejahtera, dan media penyegar bagi kehidupan manusia baik dunia maupun akhirat.  Selain itu, peringatan maulid akbar merupakan pengingat bagi umat Islam bahwa tipe ideal atau teladan yang harus jadi uswatun hasanah  dalam berperilaku adalah Nabi Muhammad saw.

Panitia Maulid Rancaekek
Panitia Maulid Rancaekek

Solidaritas sosial dalam peringatan maulid terjalin dalam hubungan silaturahmi (interaksi sosial) antara sesama santri dan panitia juga dengan para tamu undangan yang makin erat terkait dengan kegiatan peringatan maulid nabi. Solidaritas sosial lain yang nyata, terwujud dalam bakti sosial-khitanan masal, dan pemberian uang saku terhadap anak yang dikhitan. Sementara bagi masyarakat sekitar, setelah empat kali menyelenggarakan peringatan akbar maulid Nabi Muhammad saw, mereka semakin percaya dengan nilai sosial dan manfaat yang diberikan dari penyelenggaraan kegiatan akbar maulid nabi.

Adapun sebagai penyegar bagi kehidupan manusia, tatkala manusia dibebani berbagai masalah hidup yang kurang menyenangkan, ceramah dan pembacaan maulid serta shalawat yang di dalamnya ada teladan yang patut dicontoh yakni nabi Muhammad saw, dapat menjadi air penyegar yang menyejukkan jiwa yang bingung. Sedangkan sebagai pengingat, karena manusia mengalami pasang-surut gelombang kehidupan, bahwa manusia tidak hanya hidup di dunia melainkan akan ada kehidupan  akhirat kelak. Peringatan maulid menjadi pengingat akan keteladanan nabi Muhammad Saw  dan tujuan hidup manusia sehingga mereka akan lebih

Qasidah Maulid Rancaekek
Qasidah Maulid Rancaekek

berhati-hati dalam berprilaku dan bersikap baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  Akan tetapi, proses penguatan/pelekatan (internalisasi) nilai dan norma yang terkandung dalam peringatan akbar Maulid Nabi di Ponpes Nahjussalam Al-Musri 1 tidak akan berbekas dalam jiwa warga masyarakat Desa Tegal Sumedang, jika acara yang diselenggarakan hanya beberapa kali saja,  supaya membekas dalam jiwa warga masyarakat Desa Tegal Sumedang pada khususnya dan umat Islam pada umumnya, maka acara yang diselenggarakan harus dilakukan secara berulang. Sehingga penulis (serta masyarakat muslim pada umumnya) berharap acara tahunan yang biasa diselenggarakan di pondok pesantren Nahjussalam Al-Musri 1 ini dapat terus berlanjut sebagai salah satu upaya dalam rangka menanamkan kecintaan kepada Allah SWT. dan Nabi Muhammad saw, serta menjaga dan mempertahankan aqidah ahlussunah wal jamaah di tanah air kita tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 * Sidik Permana, S.Sos
Sekretaris Yayasan Ponpes Nahjussalam Al-Musri
Sekretaris Ranting Nahdlatul Ulama Ds. Tegal Sumedang
Mahasiswa Prodi Magister Ilmu Lingkungan Unpad
Penerima  Beasiswa Unggulan Kemendiknas Double Degree Mie University Jepang
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here