Pergunu Mendukung Calon Presiden Yang Jujur, Sederhana dan Merakyat

307

persatuan-guru-nu-se-indonesia-deklarasi-dukungan-jokowi-jk-005-druMojokerto, Silaturahmi kyai-kyai kampung dan anggota Pergunu di Ponpes Amanatul Ummah Pacet – Mojokerto dihadiri sekitar 3.200 peserta dari seluruh Indonesia (16/06/2014). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Mustasyar PBNU Dr.KH. Yusuf Kalla, Dr. KH. As’ad Said Ali Wakil Ketua PBNU, Hj Khofifah Indar Parawangsa Ketua PP Muslimat NU, Dr.Sastro Ngatowi Wasekjen PBNU, Dr. Mun’in DZ, Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim,MA Ketua PP Pergunu dan seluruh PW Pergunu se-Indonesia.

Pada kesempatan itu, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama seluruh Indonesia menyatakan sikap untuk mendukung pemenangan Ir. H. Joko Widodo dan H. M.Yusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019.

Menurut Ketua PP Pergunu Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA. ada beberapa alasan mengapa Pergunu mendukung Jokowi-JK, yaitu; 1) Untuk mewujudkan pendidikan gratis maka Jokowi dan JK harus terpilih jadi presiden dan wakil presiden agar program pendidikan gratis dapat terealisasi. 2) Hakikat ibadah adalah melaksanakan faham ahli sunnah wal jamaah, ini akan terwujud jika Jokowi-JK terpilih sebagai persiden dan wakil Presiden karena Dr H. Yusuf Kalla merupakan Pengurus Besar PBNU dan beliau juga merupakan donatur tetap untuk PBNU, kurang lebih 100 jt beliau infaqkan sebagian hartanya tiap bulan ke PBNU dan setiap Idul Qurban tidak kurang dari 2000 sapi Beliau sebar ke seluruh Indonesia melalui PBNU. 3) Jangan titipkan ahli sunnah waljamah kepada bukan orang ahli sunnah wal jamaah.

Sementara itu, Dr. KH As’ad Said Ali menyampaikan beberapa alasan kenapa orang NU harus memilih Jokowi-JK, yaitu Jokowi merupakan orang yang jujur dan bersahaja, Jokowi juga orang yang lugu sederhana dan merakyat. Sifat Sidik, Tabligh, Amanah dan Fathonah ada pada pasangan Jokowi-JK ( Jokowi adalah insinyur lulusan UGM ). Oleh karena itu, beliau menghimbau seluruh warga NU harus memilih dan ikut serta memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli 2014.

Pada kesempatan itu, Budayawan NU Dr. Sastro Alngatawi bahwa para kyai, habaib harus ikut berpolitik dengan mengedepankan politik kebangsaan untuk menjaga NKRI dan membela Pancasila. Ditanya tentang Jokowi, Sastro mengatakan ketika Jokowi jadi wali kota pertama, Jokowi didaulat untuk membuka bahtsul masail PCNU Surakarta dan beliau bertanya ke ketua PCNU “Pak kyai ternyata NU itu banyak yah, kok plangnya gak kelihatan?” pada saat itu juga Beliau langsung danai pembuatan plang MWCNU se-Surakarta.

Sementara itu, Dr.H.Yusuf Kalla mengatakan “Sistem pendidikan harus diperbaiki dan Pergunu diharapkan dapat menjaga standar pendidikan”

“Untuk mencapai standar yang baik di perlukan guru yang baik dan harus selalu ditingkatkan kualitas dan kompetensinya salah satunya dgn sertifikasi. Tidak benar Jokowi akan menghapuskan sertifikasi guru karena ini amanat undang-undang bahkan Pak Jokowi akan meningkatkan sertifikasi”. tutur Dr. H. Yusuf Kalla.

Sementara itu, menurut Dr.Hj Khofifah mengatakan  Mahmoud Ahmadinejad menjadi persiden Iran setelah sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Teheran dengan prestasi yg gemilang, maka sudah saatnya mantan wali kota Solo untuk menjadi Presiden RI. Selain itu, di Amerika Wakil Presiden Barack Obama, yaitu Jubaiden ketika mrncalonkan usianya 72, ini juga sama dengan usia Dr. H. Jusuf Kalla.

Menurut, Dr Mun’in DZ salah satu alasan mendukung Jokowi-JK adalah ideologi kebangsaan, religius dan populis (kerakyatan) yang dimiliki oleh padangan Jokowi-JK sama dgn NU.

Sementara itu, Wakil Ketua PW Pergunu Jawa Barat H. Saepuloh, M.Pd. akan mensosialisasikan keputusan PP Pergunu kepada seluruh Pimpinan Cabang Pergunu se-Jawa Barat dalam pemenangan Jokowi-JK.

“Revolusi mental Pak Jokowi selaras dengan salah satu tujuan pendidikan NU, yaitu membentuk akhlak yang baik” tutur H. Saepuloh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here