Pembentukan Karakter Anak Didik

227
 

H. Saepuloh Sekretaris Pergunu JabarDisela-sela Pelatihan Implentasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Agama Bagi Guru-Guru SMA/MA di Pesantren Riyadul ‘Ulum Wadda’wah Condong Tasikmalaya (28/08/2015), Sekretaris Pergunu Jawa Barat H. Saepuloh, M.Pd mengatakan seiring dengan era globalisasi dan era digitalisasi, degradasi moral bangsa indonesia kian memprihatinkan seperti mulai memudarnya rasa gotong royong, melemahnya sikap toleransi antar umat beragama, tawuran pelajar menjadi sebuah kebiasaan, dan bahkan berkurangnya rasa nasionalisme.

Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk membentuk karakter bangsa yang kuat dengan berbasis pada nilai-nilai agama dan budaya. Pembentukan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara guru, keluarga dan tokoh masyarakat.
“Sebenarnya proses pembentukan karakter bukan hanya di sekolah melainkan di keluarga dan masyarakat juga menjadi utama untuk diperhatikan” tutur H. Saepuloh
Di sekolah pembentukan karakter dilakukan dengan pendekatan integrasi pendidikan karakter dalam semua mata pelajaran. Karena hakikatnya dalam pendidikan karakter merupakan wujud integrasi antara iman, ilmu dan akhlak.
Selain itu, di sekolah juga harus dilakukan pembiasaan dan pembudayaan karakter yang positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dengan menjadikan guru sebagai teladan bagi anak didik baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Selain itu, menurut Saepuloh, di lingkungan keluarga dan masyarakat harus ada proses penguatan dari orang tua/wali anak didik dan tokoh masyarakat terhadap perilaku yang berkarakter mulia yang dilakukan di sekolah menjadi kegiatan sehari-hari di rumah dan lingkungan.
“Karena keluarga dan masyaratkat merupakan bagian terpenting dalam pendidikan, maka harus dapat menguatan akan perilaku anak didik yang dilakukan di sekolah menjadi kegiatan sehari-hari di rumah dan masyarakat” tutur H. Saepuloh

1 COMMENT

  1. asslkm, ustadz jika saya ingin aktif dalam kegiatan dan menjadi kader NU saya tertarik dengan NU karena NU adalah ormas yang memegang teguh islam ahlusunnah wal jama’ah,, dan banyak pula kiyai-kiyai hadir di NU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here