Rakorwil Pergunu Jabar1Disela-sela Kegiatan Rakorwil Pergunu Jawa Barat di Kantor PWNU Jawa Barat Jl. Terusan Galunggung No. 09 Bandung (31/5/2015), Sekretaris Pergunu Jabar H. Saepuloh Mengatakan bahwa Pancasila merupakan jati diri bangsa yang mesti dijaga dan diamalkan dalam kehidupan bernegara.

“Pancasila merupakan falsafah bangsa yang telah disepakati oleh seluruh lapisan bangsa sebagai pedoman hidup bangsa indonesia” tutur H. Saepuloh
H. Saepuloh mengatan bahwa Nahdlatul Ulama mempertegas pandangannya dalam pelaksanaan Pancasila secara jelas dan tegas, yang dicantumkan dalam “Deklarasi hubungan Pancasila dan Islam”, hasil keputusan Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama tahun 1983, sebagai berikut:
1. Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara Republik Indobesia adalah prinsip fundamental namun bukan agama, tidak menggantikan agama, dan dipergunakan untuk menggantikan kedudukan agama.
2. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar negara menurut pasal 29 ayat (1) UUD 1945 yang menjiwai sila-sila yang lain mencerminkan tauhid menurut pengertian keimanan dalam islam.
3. Bagi warga NU, Islam adalah aqidah dan syari’ah meliputi aspek hubungan manusia dengan Alloh dan hubungan antar manusia.
4. Penerimaan dan pengamalan Pancasila merupakan perwujudan dan upaya umat Islam Indonesia untuk menjalankan kewajiban agama.
5. Sebagai konsekuensi dari sikap tersebut di atas, NU berkewajiban mengamankan pengertian yang benar tentang Pancasila dan pengamanannta murni dan konsekuen oleh semua pigak.
Oleh karena itu, menurut H. Saepuloh kegiatan-kegiatan segelintir orang dan kelompok-kelompok kecil yang ingin mengganti Pancadila harus ditangkal dan Pemerintah berkewajivan untuk membubarkan kelompok-kelompok tersrbut.
“Ada segelintir orang dan kelompok-kelompok kecil tertentu yang ingin mengganti Pancasila. Kita harus tangkal kegiatan tersebut, bahkan Pemerintah wajib membubatkan kelompon tersrbut” tutur H. Saepuloh

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.