Pergunu Jabar Minta PBNU Rekomendasikan Adanya UU Perlindungan Guru Dalam Melaksanakan Tugas Profesinya

188

H. Saepuloh, M.Pd Sekretaris Pergunu JabarDitemui di basecamp Pergunu di Tambakberas Jombang, memaparkan hasil kajian draff Rekomendasi Muktamar NU ke-33 Bidang Pendidikan, Pergunu Jawa Barat melalui Sekretaris umum H. Saepuloh, M.Pd meminta PBNU tidak hanya merekomendasikan kepada Pemerintah bagaimana pengembangan kelembagaan dan mutu pendidikan, pengembangan infrastruktur pendidikan serta pelibatan kelompok-kelompok keagamaan dan kebudayaan dalam pengembangan pelatihan pengembangankarakter sebagai tolak ukur standar Pendidikan Nadional, tetapi PBNH juga harus merekomendasikan adanya perundang-undangan yang melindungi guru dalam melaksanakan profesinya.

“PBNU harus merekomendasikan adanta perundang-undangan yang mengatur perlindungan guru dalam melakdanakan tugas profedinya” tutur H. Saepuloh
Menurut Saepuloh Sektetaris Pergunu Jabar, tidak sedikit guru dikriminalisasi dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, baik itu oleh peserta didiknya, orang tua wali dan oleh LSM-LSM yg tidak bertanggung jawab.
Lebih lanjut, H. Saepuloh berharap bahwa Muktamar NU ke-33 bukan hanya menghasilkan Ketua Umum dan Rais ‘Aam terpilih, melainkan bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran dalam rangka menibgjatkan kualitas pendidikan, khususnya dikalangan Nahdliyin.
“Muktamar NU ke-33 bukan hanya menghasilkan Ketua Umum dan Rais ‘Aam terpilih, melainkan bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran dalam rangka menibgjatkan kualitas pendidikan, khususnya dikalangan Nahdliyin” tutur H. Saepuloh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here