BeritaKegiatan

PENGURUS BARU ANSOR RANCAEKEK: MENJAM’IYAHKAN PEMUDA

Pengurus GP Ansor Rancaekek menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) pada hari Jum’at, tanggal 12 Oktober 2018. Dengan bertempat di Kampung Bojonggempol Desa Haurpugur, kegiatan ini diselenggarakan mulai jam 13.00 wib sampai dengan jam 20.00 wib.

Dalam kegiatan ini Ketua Tanfidziah MWCNU Rancaekek , K Ending Jauharudin, hadir bersama Kepala Desa Haurpugur. Dalam sambutannya Ketua Tanfidziah MWCNU Rancaekek mengemukakan bahwa GP Ansor dan Banser harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan aqidah ahlussunnah wal-jama’ah dan keutuhan NKRI.

Konferensi ini berjalan dengan lancar. Laporan pertanggung jawaban dari pengurus periode 2016-2018 bisa diterima dengan baik oleh peserta konferancab. Kepengurusan periode 2016-2018 telah menorehkan berbagai kemajuan, diantaranya adalah manajemen kegiatan semakin baik dan anggota juga semakin bertambah.

Setelah laporan pertanggungjawaban diterima dengan baik, acara dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan kepengurusan baru, yaitu periode 2018-2020. Setelah melalui proses musyawarah dan voting, Muhamad Arif Billah akhirnya terpilih menjadi ketua PAC GP Ansor Rancaekek periode 2018-2020.

Sang ketua terpilih dalam kesempatan ini menyampaikan visi dan misinya. Diantara yang beliau kemukakan adalah bahwa di bawah kepemimpinannya program menjam’iyahkan pemuda Rancaekek akan digalakkan. Secara lebih teknis, visi ini akan diimplementasikan dengan cara program kaderisasi yang lebih intens dan terencana. Dalam hal ini beliau, mencanangkan program “kaderisasi satu bulan satu kali untuk setiap ranting.”

Hasil lain dari kegiatan ini adalah disepakatinya bahwa sang ketua demisioner, Yana Munir, S.Pd.I, akan diusung untuk menjadi calon ketua PC Ansor Kabupaten Bandung. Seluruh peserta konferensi sepakat akan mendorong dan mendukung kang Yana untuk maju menjadi calon ketua PC Ansor Kabupaten Bandung.

Yang terakhir, kang Yana mengemukakan bahwa kepengurusan GP Ansor, baik di Rancaekek, maupun di Kabupaten Bandung membutuhkan adanya pembaharuan. Dalam hal ini pembaharuan meliputi berbagai aspek keorganisasian. Pembaharuan ini sangat diperlukan agar organisasi mampu menjawab berbagai tantangan jaman yang semakin cepat berubah.

Tags
Tampilkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: