PEMBUKAAN KONFERENSI MWC NU MAJALAYA

694

Sekretaris PCNU Kab.Bandung dan Camat MajalayaSemangat ke NU an yang mengelora di dada para generasi muda NU Majalaya diimplementasikan dalam kegiatan Konferensi Majelis Wakil Cabang NU Majalaya. Pada hari Ahad 3 Maret 2013 bertempat di halaman Pesantren Al-Amien Kp. Emper Desa Majalaya Kecamatan Majalaya tokoh-tokoh NU dari generasi tua dan muda bersatu padu mensukseskan kegiatan itu.

Untuk menunjukan semangat ke NU an beberapa ranting bukan sekedar mengirimkan utusan dalam kegiatan Konferensi ini tapi ikut juga menyumbang beberapa kesenian, seperti dari Ranting Padamulya dan Ranting Neglasari memunculkan Marawis, yang menyumbang beberapa lagu yang menghibur para peserta Konfereni. Kedatangan Pengurus Cabang NU Kabupaten Bandung pun disambut dengan lengser modern dari sanggar seni sholawat modern Al-Amien yang menampilkan beberapa pelajar putra dan putri menari japin.

KUA Majalaya,H.Imron,Camat Majalaya,KH.Sofyan Yahya,MA,H.Usep Dedi R. H. SaepulohKemeriahan kegiatan konferensi ini bertambah dengan hadirnya para tokoh NU dari berbagai kalangan seperti Bapak Camat  Neman Nurzaman dan Kepala KUA Kecamatan Majalaya, H. Cucun Syamsurijal, S.Ag. Ketua DPC PKB Kab. Bandung yang setia menyimak semua kegiatan.

Dalam sambutannya, Bapak Camat dan Kepala KUA Majalaya siap bersama warga NU  untuk bahu membahu meningkatkan pelaksanaan faham keagamaan masyarakat terutama tradisi Islam Ahlussunah wal Jama’ah di wilayah Majalaya.

Pada kegiatan itu disampaikan ceramah oleh ketua DPD RI  Jabar KH. Sofyan Yahya, MA. yang menyampaikan materi bahwa warga NU bisa besar jika ada ketulusan yang keluar dari hati nurani tanpa berpikir tentang materi sebab materi itu sudah diatur oleh Allah. Pada masa lalu, kebesaran NU karena keikhlasan para pengurus dan warga NU dalam mengurus NU.

Muslimat NU dan Fatayat  MajalayaDalam kesempatan itu juga KH. Sofyan Yahya, MA. menyampaikan bahwa tidak benar kefakiran akan membawa kepada kekufuran karena ada Hadits yang menyatakan bahwa Rasulullah saw. berdo’a “Ya Allah dekatkan aku dengan para fuqara”, dan ada juga sebuah Hadits yang menyampaikan bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Kebanyakan penghuni surga adalah para fuqara”. Oleh karena itu, besarkan NU tanpa harus bersandar kepada orang lain, sebab, jika warga NU bersatu padu maka kegiatan NU bisa berjalan tanpa mengandalkan orang lain yang terkadang punya maksud lain dalam memberikan sumbangannya itu. Majalaya penuh dengan tokoh-tokoh NU militan yang rela berkorban apa saja untuk membesarkan NU. Sekarang saatnya NU Majalaya bangkit, kembalikan kebesaran NU di Majalaya dengan bersatunya  kaum tua dan kaum muda dalam mengusung dan  membesarkan NU.

3 COMMENTS

  1. Alhmdulillah …. reugreug upami ningali NU sapertos kitu, Aya kegiatan, kompak .. Mugia kapaunan NU langkung dipikawanoh, og tiasa janten kabagnggan balarea khususna warga Nahdliyyin .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here