Pembinaan MWC NU Katapang: Kita Bersihkan Serpihan Sisa-sisa Pemilu

216

Soreang [17/08/14]IMG_20140817_155146 (Medium)
Tepat pada hari ulang tahun kemerdekaan RI ke 69, Minggu 17 Agustus 2014, MWC NU Katapang mengadakan pembinaan terhadap para pengurus majelis wakil cabang Kecamatan Katapang. Acara tersebut dibungkus dalam momen halal bihalal antar organ.
Dalam sambutannya, Ketua MWC Katapang, Ustadz Asep Cucu Syamsuddin, mengharapkan peran pengurus supaya lebih aktif dalam membina warga nahdliyin di wilayah kecamatan Katapang, “Seiring dengan maraknya paham-paham radikal yang massif menyasar masyarakat awam, kita sebagai pengurus NU tingkat Kecamatan, harus siap membendung, membentengi masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak berdasar”, demikian ungkapnya.
PC NU Kabupaten Bandung, diwakili oleh Sekretaris Tanfidziyah, H. Usep Dedi Rostandi, MA, serta Ketua LTN NU, Harry Yuniardi, M.Ag., menyampaikan pesan pembinaan yang intinya para pengurus MWC NU harus kembali aktif bergandengan tangan dalam membina warga nahdliyin, “Meskipun pada saat pemilu, baik pileg maupun pilpres di antara kita saling berbeda pilihan, bahkan mungkin cenderung bersinggungan, mari sekarang saatnya untuk membersihkan serpihan-serpihan tersebut, intrik politik jangan sampai mempengaruhi kebersamaan dalam dakwah, karena yang akan menjadi korban adalah masyarakat awam”, ujar Sekretaris PC NU.IMG_20140817_155119 (Medium)
Seperti dimaklumi, Kecamatan Katapang termasuk wilayah yang rawan penyusupan paham-paham di luar ahlussunah wal jama`ah, terindikasikan ada gerakan perekrutan ke dalam kelompok radikal, menyikapi hal tersebut, para pengurus NU diharapkan dapat semaksimal mungkin menetralisir warga dari pengaruh paham-paham tersebut. Meski itu pekerjaan yang tidak mudah, namun dengan kerjasama yang kuat antar pengurus sampai tingkat ranting, maka bukan hal yang mustahil untuk dilakukan.
Pada acara tersebut, PC NU membagikan majalah Nahdliyatuna serta buku saku tentang Argumentasi Shalat Tarawih 20 Rakaat, dan menyosialisasikan program kartanu yang berpotensi sebagai perekat persaudaraan antar warga nahdliyin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here