BeritaFatayat NuKegiatan

PC FATAYAT NU Kab. Bandung Menggelar Peringatan Isro Miraj dan HARLAH NU 69

(Kab. Bandung, 24/3) – Kasat Binmas Polres Kabupaten Bandung AKP Sururi, didampingi Kapolsek Ciparay AKP Heri Suryadi SH. MH., H. Kepala KUA Kec. Ciparay Mewakili Kepala Kemenag Kab. Bandung Cucun Ahmad Syamsuruzal, S. Ag., anggota DPR-RI Fraksi PKB, Ketua PCNU Kabupaten Bandung, DR KH. Asep Jamaludin M. Ag., Hj. Fatimah, SH., Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, menghadiri acara dan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) dan Peringatan Isra Mi’raj PC Fatayat-NU Kabupaten Bandung, di Gedung PC NU, di Ciparay Kabupaten Bandung, Jum’at, (24/3/19).

AKP Sururi, di kesempatan itu berpesan kepada semua jamaah untuk selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), stabilitas wilayah, dengan menjaga Kamtibmas menjelang Pemilu Serentak 17 April mendatang. Agar pada waktunya pemilihan tercipta nuansa yang aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Laksanakan hak dan kewajiban masyarakat untuk memilih, lanjut AKP Sururi, jangan menjadi Golput yang hanya akan merugikan diri sendiri. Memilih berarti masyarakat sudah melaksanakan amanah. Karena suara masyarakat merupakan penentu masa depan Bangsa dan Negara.

“Jangan sampai terpancing dengan berita-berita hoax yang hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan. Kita hindari hal seperti itu karena jelas perilaku demikian akan merugikan Bangsa dan Negara. Pilihlah yang menurut kita baik, tambah AKP Sururi, jangan memilih karena terpaksa atau atas hasutan orang lain,” ujar AKP Sururi.

Dikatakan Ketua PCFatayat NU Kabupaten Bandung Hj. Yayu Juhariyah, S.Pdi., Peringatan Isro Miraj Nabi Besar Muhammad SAW tahun ini sekaligus *peringatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) 69* merupakan yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi sekarang ada Bazaar, Lomba Sholawat, dan Barzanzi, yang semua Peserta nya dari Kader kader PAC Fatayat NU sendiri, sebagai salah satu upaya pemberdayaan PC Fatayat NU.

Prioritas dari kegiatan ini, menurut Bunda sapaan Akrab Ketua PC Fatayat NU Kab. Bandung, sebagai momentum penguatan peranan perempuan, khususnya perempuan muda di NU dalam berbagai aspek. Agar mereka bisa mampu menjadi sosok atau figur perempuan yang berdedikasi penuh potensi tapi tanpa melalaikan kewajibannya di dalam keluarga nya.

Perlombaan Al Barjanji dan Sholawat Nahdiyin, secara Resmi dibuka oleh Ketua Fraksi PKB DPR-RI, H Cucun Ahmad Syamsurizal, S. Ag.
Di hadapan sekitar 850 Kader Fatayat NU dari berbagai Kecamatan beliau mengemukakan Bahwa Perjuangan perempuan dalam meraih kemerdekaan pun di masa lalu adalah bukti kemampuannya memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. “Kami berharap di sini akan terbentuk sosok perempuan yang penuh potensi dan dedikasi untuk perkembangan masa depan bangsa dan negara secara signfikan. Karena dengan adanya campur tangan perempuan kita bisa menjadi seorang pemimpin, atau apa pun lainnya semua tidak terlepas dari peranan perempuan,” tutur H Cucun, dengan di akhiri berjanji akan meberikan AC untuk kenyamanan Aula PCNU ini.

Sementara itu, KH. DR. Asep Jamaludi M.Ag, menjelaskan, salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan oleh kita semua adalah saat. Salat harus mampu diejawantahkan dalam kehidupan sehari, terutama guna mencegah perbuatan yang keji dan munkar.

Demikian juga dengan, KH. Ibnu Atholah Yusuf Al Hafid, Pengasuh Pontren Baitul Arqom, dalam Tausiahnya menuturkan bahwa kita harus bertauhid dengan benar yaitu dengan ikhlas kepada Allah ‘ Azza Wa Jalla . “Melalui ibadah yang dilakukan hanya untuk Allah Ta’ala semata, bukan karena riya dan bukan karena ingin disukai orang. Namun beribadah dengan ikhlas kepada Allah. Ini dalam hal ibadah. Begitu juga dalam hal rububiyah, yaitu dengan tidak bergantung kecuali kepada Allah, dan tidak meminta pertolongan kecuali kepada Allah,” pungkas KH. Ibnu. Athoilah Al Hafid.

Tampilkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: