Menteri Unjuk Kebolehan Baca Kitab Gundul

3

mentriJAKARTA- Musabaqoh kitab kuning (MKK) sudah memasuki babak final. Sebanyak 124 finalis yang berasal dari 31 provinsi se-Indonesia ini berkumpul di Graha Gus Dur, Kantor Pusat DPP PKB di jalan raden saleh, Jakarta Pusat, Selasa (12/04).
Ada yang menarik dalam pembukaan MKK. Adalah anggota para Menteri Kabinet Kerja yang unjuk kebolehan membaca kitab kuning yang dilombakan yakni Ihya Ulumuddin karya Imam Al Ghazali. Tanpa harokat atau lebih dikenal dengan kitab gundul yang membutuhkan pemahaman ilmu gramatikal bahasa arab (ilmu alat).
Menteri Ristek dan Dikti Muhammad Nasir dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri secara mendadak didaulat panitia untuk ikut membacakan kitab ihya ulumuddin. Meski awalnya ragu, karena diminta secara mendadak, namun Menristek dikti dan Menaker dengan mantap membaca kitab gundul tersebut.
Menristek membaca bab fadhilah sedangkan Menaker mukaddimah. Keduanya seperti mengingat saat belajar di pesantren. Nasir dan Hanif Dhakiri merupakan santri yang pernah mengenyam pendidikan pesantren. Keunikan ini pun menjadi perhatian media karena kedua menteri tersebut akhirnya membaca dan menjelaskan kitab tersebut dengan lancar.
Babak penyisihan perlombaan pembacaan Kitab Kuning diikuti oleh 1.500 peserta yang berasal dari perwakilan pondok-pondok pesantren. Tidak kurang dari 5 ribu santri berpartisipasi dalam meramaikan acara babak penyisihan Musabaqoh Kitab Kuning yang digelar di pondok-pondok pesantren.
Sementara Ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, menjelaskan lomba kitab kuning ini digelar untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren. Sebab kitab kuning atau kitab gundul tanpa harokat, merupakan heritage pengetahuan keislaman dan keIndonesiaan.
“Situasi global saat ini sedang tidak menentu. Meski enggak dimusuhi langsung, masyarakat menyatakan penolakan terhadap Islam. Masjid dicurigai, bahkan digerebek. Namun, umat Islam di Indonesia mampu menunjukkan suasana yang damai, nyaman, tenteram, dan tidak takut dengan apa pun,” tegas cicit pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Bisri Syansuri ini.
Dalam acara pembukaan hari ini, hadir langsung ketua umum PKB Abdul MUhaimin Iskandar, Sekjen Abdul Kadir Karding, Mustasyar PBNU KH. Dimyati Rois dan juga sejumlah menteri kabinet kerja, Menristekdikti Muhammad Nasir dan Menaker Hanif Dhakiri.
Sumber : seputarnu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here