2014-05-01 06.55.06Soreang,-Kementrian Agama Kab. Bandung menyelenggarakan Wrokshop Dialog Antar Umat Beragama dengan tema “Membudayakan Dialog Menuju Kerukunan Umat Beragama” di Resort Saung Bilik, 30 April 2014. Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 tokoh lintas agama se-Kab. Bandung.

PCNU Kab. Bandung turut serta dalam kegiatan tersebut dengan mengutus salah satu kadernya H. Saepuloh, M.Pd yang merupakan salah satu pengurus cabang.
Dalam kegiatan tersebut, H. Saepuloh mengatakan “NU akan senantiasa mengutamakan dialog dalam menyikapi perbedaan dengan berpegang pada prinsip tawasuth, tawazun, tasamuh dan amar ma’ruf nahyi munkar”

Dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kab. Bandung yang merupakan sekretaris PWNU Jawa Barat Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag dan Kepala Kesbangpol Kab. Bandung H. Iman Irianto, S.Sos menjadi narasumber.
Menurut Kepala Kemenag Kab. Bandung Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., ada tiga kendala dalam menciptakan kerukunan umat beragama, yaitu: rendahnya teloransi, kepentingan politik, dan sikap fanatisme yang berlebihan.
Oleh karena itu, Kepala Kemenag Kab. Bandung meminta seluruh tokoh lintas agama dan umatnya agar senantiasa mengutaman dialog dalam menyikapi berbagai hal sehingga kerukunan antar dan inter umat beragama bisa terjaga.
Sementara itu, peranan Kementrian Agama dalam pembinaan kerukan umat beragama adalah mengembangkan dialog umat beragama, pembinaan kerukunan umat beragama, mendorong kerja sama dari wacana menjadi aksi nyata, serta memupuk kebersamaan dan kerukunan beragama.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.