Ranting NU Desa Maruyung Menyambut Isra Mi'raj di Pondok Pesantren Baitul Arqom

1116

Pacet, – Ratusan jamaah pengajian muslimat NU dan tokoh-tokoh NU yang ada disekitar Desa Maruyung dari pagi sudah memadati halaman pesantren Baitul Arqom, yang dijaga ketat oleh Pagarnusa Ranting Desa Maruyung untuk mengikuti kegiatan pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan pengajian Isra Mi’raj ini merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Pengurus Ranting Nahdlatul ‘Ulama Desa Maruyung Kecamatan Pacet.

Ranting NU Maruyung Kecamatan Pacet merupakan salah satu Ranting NU yang aktif melakukan berbagai kegiatan dari sekian ranting yang ada di Kabupaten Bandung. Ranting NU yang Roisnya KH. Abdul Gani dan Ketua Tanfidziyahnya  KH. Dindin Jamaludin, S.Ag. Melakukan “syahriyahan” di Ponpes Baitul Arqom Lembur Awi Pacet pada hari Ahad, 20 Mei 2012. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris PCNU Kab. Bandung H Usep Dedi Rostandi, MA dan Sekretaris Persatuan Guru NU (Pergunu) Kab. Bandung H Saepuloh, S.Pd. Kegiatan Isra Mi’raj tersebut diisi dengan tausiyah oleh KH. Jejen yang merupakan Wakil Rois PWNU Jawa Barat, yang akrab dipanggil Uwa Jejen.

Dalam sambutannya  Ranting NU Desa Maruyung yang disampaikan oleh Wakil Ketua K. Ibnu Atthoillah Al-Hafid mengatakan bahwa Pengurus Ranting NU Desa Maruyung mempunyai kegiatan pengajian rutin bulanan, yang pada kesempatan ini disatukan dengan memperingati Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW. dengan tema “Isra Mi’raj Sarana untuk Menyelami Hakikat Sholat”.

Sementara itu Pengurus Cabang Nahdlatul ‘Ulama (PCNU) kab. Bandung yang diwakili oleh Sekretaris Tanfidziah H Usep Dedi Roatandi, MA. dalam sambutannya mengatakan bahwa PCNU menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus Ranting NU Maruyung yang telah melaksanakan kegiatan organisasi dengan konsisten dan terus menerus karena tugas Pengurus NU di berbagai tingkatan adalah mengurus warga NU dalam berbagai masalah kehidupan, masalah keagamaan, sosial dan perekonomian mulai dari ibu yang melahirkan sampai warga yang meninggal dunia. Semoga kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa NU merupakan organisasi kemasyarakatan yang betul-betul memperhatikan dan memperjuangkan nasib umat. Agar kegiatan ranting NU Maruyung bisa terekpos lebih luas setiap kegiatan yang laksanakan dilaporkan kepada PCNU Kab. Bandung agar bisa dimuat di Website  dengan alamat web http://pcnu-bandung.com dan Buletin PCNU Kab. Bandung “Nahdliyatuna”.

Dalam tausiyahnya KH Jejen Bajhul Ashab yang akrab dipanggil Uwa Jejen berpesan agar umat Islam tidak melupakan pesantren, karena dengan pesantren NKRI bisa utuh, hanya pesantrenlah satu-satunya lembaga pendidikan yang dapat mencetak ‘ulama. Disamping itu juga beliau yang juga merupakan Wakil Rois Pengurus Wilayah NU Jawa Barat, merasa bangga dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PCNU Kab. Bandung dan Pengurus Ranting NU Desa Maruyung, semoga kegiatan ini terus berlanjut dengan penuh keikhlasan.

Menurut Penceramah, umur dunia ini sudah tua dan tentunya hari akhir semakin dekat. Oleh karena itu, harus selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. menjauhi segala larangan-Nya. Sesama pengurus NU harus solid, saling mengingatkan dan membantu, jangan dilayani orang yang mencaci maki kita, sebab yang berhak menentukan sesorang masuk surga atau neraka adalah Allah SWT. Terus pelihara dan laksanakan amalan ibadah Ahlussunah wal Jama’ah. Pelihara Ormas Nahdlatul Ulama sebagai peninggalan para Ulama yang telah berjasa menyebarkan ajaran Islam di Nusantara.

2 COMMENTS

  1. Kalau semua Ranting NU seperti Ranting NU Desa Maruyung, ….. Hebat,… untuk PCNU giman kalau kasih penghargaan kepada MWCNU atau Ranting NU yang aktif seperti di Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah KH Muhammad Adnan yang memberikan penghargaan kepada memberikan penghargaan dengan 1 buah laptop untuk Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Bulakamba. Sedangkan Ranting Sawojajar mendapat hadiah 1 buah televisi. BISA GAK YACH

    • Waduh! PCNU sendiri belum punya laptop dan televisi, sementara masih menggunakan laptop bawanya masing-masing dan nonton TV tetangga sebelah he..he.. ya kita berdo’a saja mudah-mudahana ada rizkinya masing-masing amin!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here