Dorong Ormas Aktif, Hari Ini AMMNU Dideklarsikan

253

Depok, NU Online
Pendiri Aliansi Muda Muhammadiyah Nahdlatul Ulama (AMMNU) Muhammad Fuad menegaskan, perjalanan panjang NKRI tak bisa lepas dari peran sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) NU dan Muhammadiyah. 

Menurutnya, sejarah tak bisa memungkiri  peran kedua ormas tersebut dalam melahirkan NKRI terbukti melalui founding father maupun upaya kemerdekaan.  Namun, imbuhnya, penguasa kurang mengakomodir kiprah dan peran kedua ormas besar saat ini.  Untuk itu, AMMNU  di deklarasikan pada Senin (30/1) di Gedung Dakwah MUI Depok, jalan Nusantara, pukul 13.00 WIB-selesai.

“Kita mendorong agar kedua ormas besar ini bisa lebih aktif di masyarakat. Sebab, masih  adanya KKN, kebijakan publik yang kurang berpihak pada masyarakat, bermacam konflik tidak menutup kemungkinan Negara dalam keadaan bahaya,” terang aktifis ISNU Depok ini.
Fuad mengungkapkapkan, AMMNU memiliki tujuan yaitu: dakwah amar ma’ruf nahi mungkar,  pemberdayaan masyarakat dan kajian strategis public policy. Ia menambahkan, sebagai bentuk kegiatan secara riil untuk masyarakat berupa transformasi pengetahuan seperti workshop, pelatihan dan lainnya.
Terlebih lagi, imbuhnya,  mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada masayarakat. “Disinilah kita ingin mendorong agar kedua ormas ini di kalangan mudanya bisa berperan lebih aktif lagi bagi masyarakat,” paparnya.
Dia menilai, khusus kota Depok dalam APBD banyak mengalir pada kelompok tertentu dan tidak bisa dinikmati secara langsung oleh masyarakat. Untuk itu, imbuhnya, perlu adanya sikap yang lebih aktif bagi kedua ormas besar tersebut dalam menyikapinya. Dikatakannya, pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial, keagamaan merupakan suatu keharusan.
“Kita berharap agar bisa berkiprah lebih baik di tengah masyarakat. Kita berjalan tidak hanya di wilayah sosial keagamaan, tapi juga pada politik kemaslahatan,” tuturnya.
Sekretaris AMMNU Raden Salamun menuturkan keadaan kota Depok yang syarat dengan korupsi dan tidak ada yang bergerak adalah menjadi motivasi dalam berjuang.  Menurutnya, sebagai kumpulan anak muda harus bersikap kritis terhadap pembangunan masyarakat Depok. Terutama, lanjutnya, menjawab persoalan anak muda.
Dirinya mencontohkan:  mengisi kekosongan pada lulusan SMP dengan memberikan ilmu dan kemampuan. misalnya anak sudah lulus sekolah menengah, tidak bekerja kita beri gerakan kekosongan memberikan ilmu.
“Kita memberikan pencerahan dan mengkritisi  sekitar kita (Depok). Secara internal lembaga masing-masing jadi penyegaran dalam  konteks kegiatan riil di akar rumput. Tentunya,  tidak akan mencampur adukkan ideologi masing-masing dan  tidak berujung pada  perbedaan,” ujar Sekretaris PCNU Depok ini.
Ketua Presidium AMMNU Tajmal mengharapkan agar bisa menjadi pemersatu umat yang terkotak-kotak dengan organisasi. Sehingga, imbuhnya,  menjadi kekuatan dakwah amar makruf nahi munkar dari berbagai dimensi dengan pemberdayaan potensi umat yang memiliki persamaan. Pasalnya, umat terjebak dengan perbedaan yang mengarah pada perpecahan.
Padahal, sambungnya, persamaannya sangat banyak dan bisa menjadi kekuatan kemaslahatan umat.
“Dalam waktu dekat kita akan sosialisasi keberadaan AMMNU sampai tingkat kelurahan. Tiap bulan kita mengadakan diskusi publik dalam menyikapi permasalahan kota Depok,” paparnya.
Acara diisi dengan pemutaran film Sang Pencerah dan Resolusi Jihad. Dilanjutkan dengan pembacaan rekomendasi AMMNU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here