Deklarasi Batam, Akhir Rakernas Lakpesdam NU ke-5

242

20150414_2036382BATAM [16/04/15] Lakpesdam NU sebagai lembaga pelaksana Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam bidang pengembangan kajian strategis dalam lingkungan NU diberi mandat untuk melaksanakan kaderisasi dan pengembangan kajian strategis dalam lingkungan NU. Mandat ini dihadapkan pada tantangan-tantangan ke depan yang semakin kompleks. Liberisasi ekonomi dan perdagangan bebas di tingkat ASEAN yang telah merambah bangsa, tak terkecuali warga Nahdliyyin, masalah-masalah keagamaan yang dihadapi komunitas Nahdliyyin dan Ahlussunanah Waljamaah (Aswaja) dari kelompok-kelompok intoleran dan radikal, hingga berlakunya UU Desa telah meneguhkan Khittah Lakpesdam NU sebagai organisasi pengkaderan dan pengkajian yang berkiprah ditengah masyarakat bawah dalam bidang keagamaan dan sosial (diniyah ijtima’iyyah). Oleh karena itu, Lakpesdam NU seluruh Indonesia mendeklarasikan:

  1. Lakpesdam NU menyatakan komitmennya untuk memposisikan sebagai garda depan pengkaderan NU dengan mengukuhkan Lakpesdam NU sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat sekaligus sebagai pusat kajian strategis ke-Aswaja-an dan ke-NU-an untuk mengawal Indonesia yang berdaulat dan bermanfaat demi tercapainya kesejahteraan dan kemaslahatan bangsa.
  2. Lakpesdam NU berupaya menggerakkan organisasi NU mulai dari bawah, dari tingkat ranting dan desa-desa untuk melaksanakan agenda-agenda NU dalam bidang keagamaan maupun dalam bidang sosial-kemasyarakatan dan kebangsaan.
  3. Lakpesdam NU menyatakan kesungguhan tekad untuk memperkukuh komitmen kebangsaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat (faqih fi mashalil al-khald) untuk memperkuat relasi masyarakat warga terhadap kepentingan berbagai pihak.
  4. Lakpesdam NU dituntut untuk menjaga kewaspadaan membangun kepeloporan, menumbuhkan harapan, dan menjadi pemberi nspirasi dan solusi dalam mengatasi masalah-masalah agama, sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, sekaligus mampu mempengaruhi masyarakat untuk menumbuhkan etos kerja dan semangat yang tinggi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kehidupannya, baik di bidang material maupun spiritual, untuk mencapai keseimbangan antara dunia dan akhirat, antara dimensi ruhiyah dan waqi’iyah.
  5. Lakpesdam NU bertekad menyiapkan kader-kader yang mengawal negara agar merevitalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam upaya membangun harmoni sosial yang selaras dengan pencapaian harkat kemanusiaan yang sesungguhnya dalam rangka peneguhan nilai-nilai tawassuth (moderat) dan tasamuh (toleran).
  6. Lakpesdam NU bergerak untuk mobilisasi potensi kader dan warga dalam rangka penyiapan posisi-posisi strategis untuk pencapaian politik kebangsaan yang berdaulat dan bermartabat.
  7. Lakpesdam NU berkomitmen kembali ke desa dengan bergerak memperkuat kapasitas masyarakat desa demi pencapaian nilai-nilai luhur kebersamaan dalam rangka membangun dan mensejahterakan masyarakat desa yang bermartabat, berdaulat, dan berkeadilan.

Pembacaan Deklarasi Rakernas tersebut dibacakan langsung oleh Ketua PP Lakpesdam NU, Yahya Ma’shum dan diikuti oleh seluruh peserta. Rangkaian acara demi acara pun usai, dengan itu secara resmi acara Rakernas telah ditutup, Kamis (16/4) siang ini.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here