Bahsul Masail dan Pelantikan MWC NU Cikancung

483

Menjelang bulan Ramadhan 1433 H.  banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh MWC NU di Kabupaten Bandung sehingga membuat pengurus Cabang harus membagi pengurusnya untuk menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh MWC NU itu. Seperti pada hari Sabtu 14 Juli 2012, ada tiga kegiatan yang harus dihadiri oleh Pengurus Cabang secara bersamaan; pertama, Pembinaan MWC NU Ciparay yang dilaksanakan di Ponpes Al-Husaeni Ciheulang, kedua, Pelantikan anak ranting MWC NU Pacet dan ketiga, Bahsul Masail dan Pelantikan pengurus MWC NU Cikancung.

Untuk menghadiri kegiatan tersebut Rois Syuriah, KH. A. Saifuddin Kamil  menghadiri pelantikan anak ranting NU di Pacet, Wakil Ketua H. Imron Rosadi, S.Ag. dan H. Saepulloh, S.Pd.I. menghadiri pembinaan di Ponpes Al-Husaeni Ciparay dan Ketua KH. Aceng Amas disertai Sekretaris H. Usep Dedi Rostandi, MA. menghadiri bahsul masail dan pelantikan MWC NU Cikancung.

Peserta Bahsul MasailKegiatan Pelantikan MWC NU Cikancung dimulai dengan istighosah yang dihadiri oleh para pengurus MWC dan ranting NU se Kecamatan Cikancung, nampak juga pengurus Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Cikancung. Istighosah yang berlangsung khusu’ itu mengharapkan ampunan dan bimbingan Allah  SWT. dalam menghadapi bulan suci Ramadhan. Pengurus juga berharap bisa mengemban amanah dalam menjalankan roda organisasi yang didirikan oleh para ulama.

Sementara kegiatan Bahsul Masail membahas tiga materi; 1. Hukum Kopi Luwak, 2. Hukum pemberian dari para calon Kades, Bupati, Gubernur, Presiden dan anggota legislatif, dan 3. Hukum menjual makanan di bulan Ramadhan pada siang hari. Setelah masing-masing peserta bahsul masail mengajukan dalil-dalil untuk memperkuat pendapatnya, maka pelaksanaan bahasul masail itu menghasilkan keputusan sebagai berikut: 1. Biji kopi  yang bercampur dengan kotoran luwak kalau memang sudah dipisahkan dan dibersihkan dari kotoran luwak maka hukumnya adalah suci dan halal. 2. Jika pemberian itu diikuti dengan maksud tertentu yang mengakibatkan orang yang sepantasnya terpilih menjadi tidak terpilih maka pemberian itu hukumnnya haram tapi jika pemberian itu tidak diikuti oleh maksud tertentu maka hukumnya halal. 3. Haram hukumnya menjual makanan di siang hari pada bulan Ramadhan jika yakin makanan itu akan dimakan pada siang hari yang mengakibatkan orang yang membeli itu tidak berpuasa.

Pelantikan MWC CikancungPada pelantikan pengurus MWC NU Cikancung masa khidmah 2011 – 2016 ini Ketua NU Kabupaten Bandung KH. A. Mansur mengucapkan terimakasih kepada pengurus  lama atas jasa-jasanya mengurus warga NU di Kecamatan Cikancung, sementara kepada para pengurus yang baru dilantik mengharapkan bisa meneruskan program-program yang telah disusun dan dijalankan oleh pengurus sebelumnya, tentu dengan hasil yang lebih baik. KH. Aceng Amas berharap pengurus yang baru segera melakukan pembenahan di kepengurusan tingkat ranting. Jika ada pengurus yang sudah tidak aktif harus segera diganti. Pengurus NU Cikancung harus bisa membuktikan bahwa NU ini memang besar dan bisa mensejahterakan warganya sehingga tidak ada orang atau kelompok yang mengecilkan atau memandang sebelah mata kepada para pengurus dan warga NU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here