Akhirnya MWCNU Baleendah Punya Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah

248

Setelah beberapa tahun warga NU Baleendah kesulitan melakukan komunikasi ke-NU-an, karena masa khidmat kepengurusan MWCNU Baleendah sudah lama habis, maka pada hari Ahad 16 September 2012 akhirnya warga NU Balendah mempunyai Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah.

Dari 8 ranting yang ada di Kecamatan Baleendah, 5 ranting memilih Ustadz H. Nanang Saifullah dari Kelurahan Andir menjadi Rois Syuriyah dan Ust. H. Abdul Gofur, AR. menjadi Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2012 – 2017. Pemilihan yang berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Falah Kelurahan Warga Mekar Baleendah itu berjalan secara demokratis. Semua peserta yang hadir menerima hasil akhir pemilihan dan berjanji akan bersama-sama menjalankan roda organisasi NU demi kejayaan NU di Baleendah dan Kabupaten Bandung.

Hal ini, patut disyukuri oleh masyarakat NU Baleendah yang berpenduduk sekitar 230.000 jiwa dan mayoritasnya warga Nahdliyyin. Sebab, selama ini Nahdliyyin di Baleendah tidak bisa menampakan eksistensi dan potensi yang dimilikinya untuk melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan grasroot dan pihak-pihak lain pengembangan dan kemajuan warga Nahdliyyin Baleendah.

H. Usep Dedi Rostandi, MA. sebagai Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung menyampaikan tentang perlunya setiap kecamatan dan desa memiliki kepengurusan NU yang formal dan solid, karena dengan berjama’ah dan gotong royong semua masalah yang dihadapi bisa ditanggung dan diselesaikan dengan ringan dan cepat. Di Kabupaten Bandung ini masih banyak warga NU yang berjalan sendiri untuk kepentingan sendiri sehingga dengan mudah orang-orang yang tidak suka melihat NU maju menjegal atau menenggelamkannya.

Ormas NU ini besar dan dihargai orang lain, level nasional dan internasional. Sikap dan keputusan PBNU menjadi acuan para politisi dan pengusaha dalam menjalankan strategi politik dan bisnisnya. Tapi, kebesaran NU belum terlihat dan terasa di Kabupaten Bandung. Salah satu sebabnya, karena warga NU belum bisa berjalan pada satu rel yang sama. Masing-masing berjalan sesuai dengan keinginan dan kepentingannya yang kecil dan sesaat. Padahal ada kepentingan dan keuntungan yang lebih besar jika jama’ah NU Kabupaten Bandung bisa bersatu padu dalam satu shaf. Kemenangan politik, ekonomi dan sosial bisa diraih  oleh NU, yang akhirnya diarahkan untuk kejayaan dan kesejahteraan warga NU.

Akhirnya, pada jam 14.30 perhelatan MWC NU Baleendah ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Rois Syuriyah terpilih Ustadz H. Nanang Saifullah, yang berharap mendapatkan petunjuk dan bimbingan Allah SWT. dalam menjalankan roda organisasi MWCNU Baleendah demi Agama juga Negara, demi Umat juga Masyarakat demi Aswaja juga Pancasila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here